Mata kopi 2

Kau sematkan mata kopi pada tiap helai rambut
mengelitik telinga yang tak mau terjaga

Mata kopi berbisik melalui bibirmu:
"Pergilah, aku sudah selesai denganmu,
besok lusa kau kuberi tahu apakah aku ingin bertemu."



Comments

Popular posts from this blog

Aku tumbuh sembari membenci payudara

keterbiasaan pada pelecehan seksual

orang tua Indonesia lebih suka liat anaknya kawin dari pada bahagia