Posts

Showing posts from August, 2014

Jogja Jangan Marah

Menutup jalan

Keberpihakan penonton Indonesia

Jaringan bioskop 21 pernah ngambek 4 tahun lalu, mereka bilang pemerintah semena-mena dalam menetapkan biaya untuk impor film. Bagi mereka penambahan biaya ini mengganggu operasional bisnis, sehingga tak sanggup lagi mengimpor film-film Hollywood. Sebab itu mereka ngambek, berhenti mengimpor film, dan menyetir opini publik bahwa pajak adalah tidak benar.

Waktu itu aku mewawancara pihak pemerintah. Dengan mengejutkan pihak pemerintah mengatakan pajak yang dikenakan sesungguhnya adalah pajak pertambahan nilai karena mereka ingin menghargai impor seluloid berisi film, dan membedakan dengan impor seluloid kosong. 
Terdengar masuk akal. 
Namun karena tak mau percaya begitu saja dengan pemerintah, maka aku mewawancara Ananda Siregar, Raam Punjabi, dan Rudy S Sanyoto. Ketiganya menjelaskan dengan sangat jelas bahwa nilai pajak tersebut bagi mereka masuk akal, juga bisa memberi ruang bagi film lokal. Karena dengan adanya tambahan pajak bagi film Hollywood, sama saja memberi insentif bagi film…

I don't like you

Image
I don't like you as much as you like me.

Scary Oil pastel on used recycle paper

Nightmare

Image
If I can conquer the fear I can conquer the world haha :D

nightmare oil pastel on used paper

Nurturing the pain

Image
you are my cup of tea but I drink coffee now...



nurturing the pain oil pastel on used recycle paper