Seperti

Hidup sering kali begitu sederhana, sampai aku tak tahu butiran waktu sedang meleleh di ujung bulu mata.

Seperti kertas pembungkus gorengan yang kutemukan di atas meja kantin saat istirahat makan siang. Kertas penuh minyak dengan tulisan pensil berantakan. Minggu sebelumnya adik mengajarkan ayah menulis. Katanya pemulung yang bisa menyekolahkan anaknya pasti mampu juga mengalahkan huruf-huruf di papan tulis ibu guru.

Seperti calon sepatu barumu yang sedikit tergores, tapi kau tetap membawanya ke kasir.

Seperti senja yang begitu cepat datang dan menghilang.

Seperti cinta yang berjaga di tempat-tempat yang tak kasat mata.

Comments

Popular posts from this blog

First Travel dan betapa seksisnya media kita

Aku tumbuh sembari membenci payudara

keterbiasaan pada pelecehan seksual