koran

Pagi ini koran berkeringat kata-kata
dan ayah tercetak di dalamnya

Ibu menanak tangis dalam-dalam
                Begitu matang
Dihidangkan dengan satu keping senyum
Pada piring kami yang kosong

Aku meninggalkan Ibu--dan senyum pada piring kosong--saat koran belum datang
Tapi gerimis sudah bertandang

Jadi, kalau matahari terlambat pulang
Mungkin dia bersama koran-koran yang menunggu siang

Comments

Popular posts from this blog

First Travel dan betapa seksisnya media kita

Aku tumbuh sembari membenci payudara

keterbiasaan pada pelecehan seksual