Panduan Ngeles Saat Ketahuan Ga Puasa


Satu minggu menjelang Lebaran, euforia puasa sudah mulai hilang, kecuali euforia tawur, eh, sahur on the road.

Buat yang uda males puasa, tapi males juga ketauan ga puasa, atau memang sudah menerapkan tata cara (pura-pura) berpuasa yang afdol, ada baiknya bersiap sedia kalau ketahuan tidak berpuasa.

Berikut adalah cara-cara ngeles yang bisa diterapkan:

1. "Astagaaa, lupa banget lagi puasa,"

Sebaiknya saat orang lain menemukan anda sedang menyantap makanan, minum, merokok, berciuman, atau kegiatan lain yang dapat membatalkan puasa, bersegeralah melafazkan "Astagaaa, lupa banget lagi puasa, thx ya bro uda diingetin." Niscaya anda dianggap khilap dan mendapat rejeki kecil dari Alloh.

2. "Lagi M ni,"

Kalimat tersebut ada baiknya diucapkan oleh kaum perempuan, atau yang disangka perempuan oleh khalayak. Saat mengatakan "lagi nggak puasa ni", atau "Lagi M ni", biasanya orang akan menganggap anda baru saja mendapatkan halangan berupa menstruasi. Padahal bisa saja maksud anda M ada masturbasi, atau making love dan tidak sempat mandi sebelum Syuruq* tiba.

3. "Maaf siapa ya?"

Berpura-puralah menjadi orang lain, dengan demikian nama anda sendiri tetap tidak tercemar, melainkan hanya mencemarkan nama orang lain yang sedang anda perankan.

4. "Ga sempet sahur"

Sebaiknya alasan ini dikemukakan oleh anak di bawah 14 tahun, karena jika anda berusia 20an dan tidak berpuasa sekadar karena ga sempat sahur, alasan tersebut sesungguhnya sulit diterima publik. Namun kalau mau dicoba, boleh saja. Masih banyak kok manusia yang akan merasa iba.

5. "Hari ini kerjaan capek banget"

Semakin mujarab diungkapkan apabila pekerjaan anda adalah tukang bangunan, atau tukang becak, kerana pasti melelahkan seharian mengaduk semen atau mengayuh sepeda di bawah terik matahari.

Demikianlah, panduan 5 cara ngeles, saat ketahuan tidak berpuasa. bagi yang ingin menambahkan, monggo loh lewat komen di bawah. Hitung-hitung berbagi kebaikan pada pekan terakhir Ramadhan. Seperti diungkapkan surah Almaaidah ayat 48, sekiranya Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikannya 1 umat saja, tapi Allah hendak menguji kamu terhadap pemberianNya kepadamu, maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan.


*Syuruq adalah waktu matahari terbit, penanda habisnya waktu solat subuh.

Comments

  1. ckck.. astaghfirullah.. Allah kan selalu melihat kita :|

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

First Travel dan betapa seksisnya media kita

Aku tumbuh sembari membenci payudara

keterbiasaan pada pelecehan seksual