Tata Cara (pura-pura) Puasa yang Afdhol

Dua hari esok kemungkinan besar akan menjadi hari penting. Kalau tidak salah, Lajnah Falakiyah (almanak Nahdlatul Ulama) memprediksi Sabtu akan menjadi hari pertama puasa, artinya Jumat malam Sabtu adalah tarawih pertama.

Buat Muhammadiyah, yang biasanya terdepan dibandingkan NU dalam urusan memulai hari puasa, kemungkinan besar mulai berpuasa pada Jumat.

Di luar polemik itu, selamat berpuasa bagi yang menjalankan! Bulan yang penuh berkah ini adalah kesempatan bagi muslim untuk meraih pahala sebanyak-banyaknya. Tidur aja dapat pahala. Sayangnya tidur-tidur cantik kayaknya ga masuk bagian yang dapet pahala itu.

Persoalannya adalah sebenernya kamu ga peduli-peduli amat sama dosa atau pahala. Namun ada hal lain yang perlu kamu peduliin: citra diri, serta omelan mama.

Bayangkan kalau mama bilang:

"Puasa nggak?"
"Nggak ma."
"Ngapain ga puasa? )&^%$%$#$%^&YYGL&&T%T"

atau:

"Sayang, besok sahur bareng yu?"
"Aku ga puasa ni"
"Apa? Kok kamu ga puasa sih... (&^&&%545$%#$$"

Rempong kalo uda begitu kerjadiannya.

Jadi, ada baiknya membaca tutorial di bawah ini untuk menghindari kejadian semacam itu:

(Karena Tuhan katanya maha mengetahui jadi tutorial hanya ampuh untuk mencitrakan diri di depan mama atau pacar kamu ya. Atau orang-orang normal yang ga punya ajian di sekitar kamu.)

1. Padusan

Padusan adalah salah satu ritual mandi besar sebelum berpuasa hari pertama. Padusan biasanya dilakukan di kolam, beramai-ramai. Kolam bukan asal kolam, biasanya padusan tidak dilakukan di kolam renang hotel bintang lima, atau di kolam ukuran olimpiade.

Kalau kamu berada di sekitar wilayah Yogyakarta, salah satu lokasi padhusan paling ciamik adalah Madukismo. Tidak ada yang luar biasa dari Madukismo sebenarnya, kecuali bahwa Madukismo adalah nama pabrik gula yang pada malam-malam membuang limbahnya ke saluran irigasi.

Air limbah bersuhu hangat inilah yang digunakan untuk padusan. Jadi sebenernya kalo kamu mandi-mandi di situ, ya kurang lebih mandi air hangat hasil limbah gula sih.

TAPI INI PENTING!

Bayangkan:

mama: "mau ke mana?"
kamu: "mau padusan ma, bersih-bersih, kan mau puasa"

Mama kamu pasti terharu melihat niat kamu yang sudah sangat meyakinkan bahkan sebelum mulai berpuasa (padusan dilakukan sebelum berpuasa. Jadi, jangan sampai melewatkan kesempatan untuk padusan! Lagi pula, selalu ada kemungkinan ngecengin mbak-mbak syariah nan lugu di masa padhusan).

Yang harus disiapkan:
-Baju ganti, handuk. Ga kudu pake sabun juga sih sebenernya. Gatel tanggung sendiri.
-Handphone atau buku catatan, untuk mencatat nomer atau alamat mbak-mbak/ mas-mas kece di sekitaran.

2. Sahur

Saat bulan puasa banyak kantin, warteg, maupun warung tenda yang memutuskan tutup dari pada dirusak sama FPI atau FBR yang tidak toleran terhadap umat yang tidak berpuasa. Akibat FPI dan FBR, kamu jadi susah cari sarapan atau makan siang. Begitu kamu nyampe kampus atau nyampe kantor juga susah cari kopi  di kantin, kecuali belinya mau di toko-toko mahal. Lagian biar tampak meyakinkan pura-pura puasanya, mending saur aja deh, jadi bisa menghindari pertanyaan mama: kok ga saur? Nanti lemes loh puasanya.

3. Bibir Kering

Orang puasa itu bibir dan mulutnya jadi kering, soalnya cairan tubuh terus menguap, tapi ga ada cairan yang masuk.

Yang penting untuk dibahas selanjutnya adalah gimana caranya membuat bibir tampak kering. Bisa dicoba dengan cara ngerokok, minum yang mengandung alkohol (jangan lupa ngerokok dan minumnya juga harus ngumpet-ngumpet. Kalo ga percuma aja bibir kamu kering, orang uda terlanjur liat kamu minum dan merokok), ato bedakin aja bibirnya, biar kelebihan cairan terserap bedak.

Cara lainnya, coba basahin bibir pake lidah, terus keringin di depan kipas. Inget ya, kipas, jangan hairdryer. Meski efek kering dari hairdryer lebih oyey, tapi satu-satunya yang menanggung risiko bibir jontor kepanasan hanyalah diri kamu sendiri.

4. Bau Mulut

Ada hadis yang bilang, bau mulut orang puasa itu surgawi. Saya ga sepakat sih, mungkin jamannya nabi ga ada odol atau mouthwash, kalo jaman sekarang bau mulut ya tetep bau mulut, dan ganggu, sana sikat gigi!

Sebenernya kalo puasa yang bau bukan mulutnya sih, tapi asam lambung ato apa gitu, bau orang laper lah. Nah, untuk meningkatkan kepercayaan orang di sekitar bahwa kamu berpuasa, kamu harus menciptakan bau-bau demikian. Kalo temen kamu adalah orang yang rajin puasa, saat ngobrol dan cium bau mulut kamu, dia pasti langsung sadar: ni orang puasa, atau: ni orang belon makan dari kemaren.

Sayangnya aku ga bisa kasi langkah menciptakan bau mulut. Mungkin dengan cara ga makan seharian kali ya. Etapi itu mah sama aja puasa.

5. Lemes

Niscaya jika kamu terlihat kurang bersemangat, bergerak dengan perlahan, kurang pecicilan, maka visualisasi kamu cukup meyakinkan bahwa kamu sudah tidak makan dan minum seharian. Atau bisa juga dengan ditambah penjelasan yang sepintas, tapi tegas:

X: Ada sale loh di debenhams
Y: duh, bulan puasa gini, lemes ah kalo siang. Lagian kalo malem emang ga tarawih?

contoh lain:

Y: *Pasang muka suntuk dan lemas, sambil melirik jam dinding atau jam tangan, lalu menarik nafas panjang*
X: Kenapa?
Y: Lemes banget ni, Magrib masih lama banget ya...

Note: dalam memberi penjelasan harus dihindarkan bohong. Ingat, kita sedang mencitra, bukan sedang berbohong. Mencitra itu lebih bermartabat dari berbohong. Jadi harus dihindari kata-kata eksplisit bahwa kamu lagi puasa.

Misal:

X: Temenin nyari kado buat ponakan yu.
Y: Capek ah, gue kan puasa.

Katanya kalo bohong nanti di neraka lidah kamu dipotong loh.

6. Rewel

Buat yang ga paham apa artinya rewel, nih dalam KBBI rewel adalah banyak bicara, banyak permintaan. Karena Rewelnya dalam konteks sedang (pura-pura) berpuasa, maka rewel tetap tidak boleh keluar koridor lemas (artinya rewelnya jangan terlalu bersemangat). Contoh rewel yang dalam koridor:

Rewel masalah waktu:
"Duh, ini jam kok ga bergerak sih, dicepetin aja apa ya biar buruan magrib"

Rewel masalah iklan:
"Paling sebel deh kalo bulan puasa banyak iklan sirup, kan bikin ngiler."

Rewel masalah iklan 2:
"Ih, kenapa sih iklannya harus ada pura-pura adzan, kan bikin deg-degan."

Rewel masalah makanan:
"Nanti buka puasa di mana ya enaknya, pingin kolak, eh tapi es campur juga enak kayaknya, ato es doger aja ya? Ah, kalo bulan puasa gini semua juga jadi enak."


7. Buka Puasa

Kamu harus tampak sangat bersemangat dan langsung menandaskan minuman di depan kamu saat berbuka. Ceritanya kan haus banget dari subuh belum minum. Namun, ada cara-cara khusus dalam ikutan buka puasa supaya lebih afdol dalam pencitraan.

buka puasa di kantor 
Kalau kamu masih di kantor jam segitu, kamu harus menyiapkan semacam minuman atau es, atau kolak di meja kamu sekitar 15 menit-10 menit menjelang adzan magrib. Setelah meletakkan minuman, kamu harus kembali bekerja sambil sesekali melirik minuman sembari melirik jam. Kalau kubikel kamu ga terlalu tinggi, secara visual, temen di sebelah kamu pasti yakin kalo kamu puasa.

buka puasa di rumah
10 menit--15 menit menjelang buka puasa, duduklah di meja makan sambil liatin mama nyiapin buka puasa. Kalau kamu cewek (ingat, setting awal kita adalah keluarga tradisional indonesia yang patriarki, agamis, dan melihat pekerjaan berdasar gender), bantu mama siap-siap sambil melirik jam dan mengeluh haus di depan mama. Niscaya mama kamu akan bersimpati padamu.


Sekian dulu hal-hal yang bisa diterapkan dalam mencitrakan diri berpuasa. Ya kalau gagal, atau misalnya ke gap ga puasa, aku sedang memikirkan artikel: cara ngeles saat ketauan ga puasa.

Comments

  1. Aneka Durian GelondonganJuly 19, 2012 at 9:54 AM

    Tp tdk menjelaskan gmn caranya makan siang di kantor Ψ(٥╯_╰٥)≈

    ReplyDelete
  2. Makanya pilih kosan dgn kamar mandi dalam. If you know what I mean.

    ReplyDelete
  3. one word, LoL!! is that a word? :p

    ReplyDelete
  4. hehehehehe bagus untuk mereka yang suka pencitraan :)

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Karena usia cuma deretan angka-angka!

Aku tumbuh sembari membenci payudara

keterbiasaan pada pelecehan seksual