jalanan basah

buku hanya benda-benda
dan kamu hanya kata-kata:
(yang) menunggu gerimis pada tubir kaca.
jika cinta adalah cinta, maka tak ada tempat bagi cinta.

serupa bunga-bunga,
dipetik lalu diletakkan di mata jendela.
(yang) memandangi jalanan dengan murka.

Comments

Popular posts from this blog

Oblivion: self, soul, and other thousands of yourselves

Anak Kucing

Let’s talk about casual internalized racism in this island