Posts

Memanfaatkan patah hati

Dulu sekali, saya sempat patah hati mahadahsyat. Kalau dingat-ingat, rasanya berlebihan, tapi waktu itu sakitnya bukan main. Bukan cuma mental, tetapi juga fisik. Kerjaan saya menangis saja berhari-hari, jadi malas makan, atau kadang jadi terlalu banyak makan yang tak sehat. Malas keluar rumah, malas bergaul, rasanya depresi betul. Rasanya ingin pergi ke dunia baru yang isinya orang-orang baru yang tidak saya kenal. Rasanya ingin tidur terus, tidak bangun-bangun sampai rasa sakitnya tiba-tiba hilang. Bahkan ketika bergaul pun, kerjaan saya curhat melulu. Mungkin sampai  teman-teman jengah mendengar curhatan saya.
Tulisan ini tidak akan bicara tentang hubungan tersebut, melainkan soal bagaimana bertumbuh paska hubungan. Belakangan saya sering membaca artikel soal hubungan dan proses pencarian hubungan, tetapi, hampir tidak ada yang berbicara soal bagaimana mengatasi kegelisahan paska hubungan. Bagaimana rebound dari patah hati. Kita ini masyarakat yang mengagung-agungkan punya pasanga…

utang pernikahan

Semalam saya ngobrol soal pernikahan dengan seorang teman. Saat menikah dulu, dia harus mengundang ribuan tamu atas permintaan keluarga. Tabungannya ludes, tapi tekadnya membahagiakan orang tua tercapai. Katanya, uang bisa dicari, tapi membahagiakan orang tua tidak mudah diwujudkan.

Beberapa tahun yang lalu, seorang teman lain bercerita bahwa keluarga ingin merayakan pernikahan di gedung yang terbilang cukup mewah. Saya ingat, karangan bunga dari berbagai perusahaan terkemuka terpampang di depan gedung. “Aku akhirnya ya ngutang ke bank, Rik.”

Saya juga dengar ada yang kemudian terbelit masalah keuangan lantaran pernikahan yang besar-besaran.

Saya tidak percaya bahwa kebahagiaan Ibu hanya terletak pada seremoni pernikahan. Keinginan mengadakan perayaan pernikahan adalah sekadar keruwetan manusia dalam berhubungan sosial. Saat menelepon Ibu pekan lalu, saya katakan pada Ibu, kalau Ibu ingin saya melakukan seremoni pernikahan, saya ingin permintaan tersebut datang dari kesadaran (conscio…

Jihad

Aku kelahi dengan kenangan. Kenangan datang seperti hujan, tak henti-henti dan tak habis-habis. Hujan saja masih bisa diprediksi oleh ramalan cuaca, tapi kenangan tidak. Kenangan datang meninju ulu hati tanpa aba-aba. Lalu berdiam saja di sudut ruangan.
Kelahi juga aku dengan kekasihku. Dia tak suka-kalau aku terus saja mengenang-ngenang kenang. Ku bilang: kau goblok sekali jika kau kira aku senang mengenang-ngenang. Kau bahkan goblok dua kali jika kau kira aku tidak lelah. Lalu kekasihku marah-marah.
(padahal aku bilangnya juga dalam hati saja)
Aku abaikan saja sisa kenangan dan amarah di pojokan. Lalu ku telepon ibu. Kelahi juga aku dengan ibu. Susah betul jadi anak perempuan di tahun 2000-an, kawin salah, tidak kawin salah juga. Tidak sekolah salah, sekolah salah juga. Bodoh salah, jadi pintar salah juga.
Lalu hujan datang lagi. Tapi kenangan bukan salju, yang hilang saat hujan datang. Biar sajalah. Anggap saja sedang berjihad melawan kenangan.

Asian Wife, Asian Nanny

Image
A friend of mine showed me this video



Then I went through the comment section:








These comments are following very common disturbing assumptions when you see an Asian woman with a white guy:
She is the maid/ nannyShe goes for him for moneyHe goes for her for sexShe is stupid Asian from the villageThe guy is having Asian fetish
This is just very sad how inequality rooted deeply that it is hard to see two human beings as two equal entities without the society judging them.

Back then, I felt so uncomfortable to hang out with my partner in public. People stared at me and judged me. People thought that I was interested in his money and that he paid for my life in general. When we traveled, people were asking if I was a tour guide or a prostitute. When we hung out, even when I was the one who gave the card to pay, the waiter gave it back to him to sign. When we went shopping and I asked for a price of a dress, the shop keeper told my partner the price of the goddamn fucking dress, and not to m…

tips menghalau musim dingin

Saat cari-cari sekolah, saya cenderung mencari sekolah di daerah selatan, supaya tidak terlalu dingin. Apa boleh buat, sekolah yang disetujui oleh pemberi beasiswa adalah sekolah di Ann Arbor, yang dinginnya minta ampun, dan panjang pun.

Seorang teman yang pernah tinggal di Alaska pernah bilang, walaupun Alaska bisa jadi lebih dingin pada waktu tertentu, namun musim dinginnya tidak sepanjang di Ann Arbor yang sudah mulai dingin betul pada akhir Oktober, dan bisa terus dingin hingga awal April.

Namun, setelah mengalami kisaran -27'C pada akhir November-awal Desember, ternyata musim dingin tidak terlalu mengerikan, kok. Bahkan, winter juga bisa jadi cantik dan menyegarkan mata. Musim dingin justru bikin kita tidur lebih tenang, dan badan lebih rileks. Tumpukan salju juga bikin suasana lebih sunyi, mungkin karena menyerap suara. Aktivitas pun tidak akan terganggu kalau kita memiliki peralatan tempur yang cukup.

Peralatan tempur ini yang penting banget. Kalau kamu punya peralatan yang…

Jakarta

Things I miss
Yoga and gym Haven’t found a nice yoga place that doesn’t make me feel like doing gymnastic here. I really enjoy yoga back home because it is about breathing and accepting yourself.
Gojek Gojek has saved my life so many times. One day I left my wallet on Friday night at the office, Friday night in Jakarta means crazy traffic jam. But Gojek managed to get my wallet from the office and deliver it to me in less than an hour from Kuningan to Senayan. Also, I really missed getting my book delivered from the bookstore to the where I live by Gojek. Alright, also food. Surprise.
Easy banking system Indonesian banking system is amazing, you can just transfer money from any bank to any other bank, not the luxury that I can get in the US. Also, transferring money from general banking service to mutual funds investment is just as easy.
Service Industry Waxing, hair cut, massage, cream bath... you name it. The therapies are usually very friendly, deliver superb services and only half pri…

mempersiapkan aplikasi sekolah

Mendaftar sekolah di Amerika sedikit lebih rumit dari pada mendaftar di negara lain. Saya mendaftar sekolah di kampus bergengsi di London, Inggris, selain gratis, prosesnya juga mudah (cuma kirim satu essay, dan IELTS 7). Dua minggu kemudian, langsung mendapat LoA.
Namun, mendaftar di kampus Amerika lebih panjang prosesnya, selain bisa juga mahal. Ada banyak tes, dan administrasi yang harus dilalui. Tiap-tiap tes punya biaya sendiri, belum lagi konversi nilai dan mendaftarkan aplikasi juga ada biayanya.

Lalu, apa saja yang harus kamu pahami saat ingin mendaftar sekolah?


1.TOEFL Amannya punya TOEFL IBT di atas 100. Selain aman untuk mendaftar, juga aman buat kehidupan. Kemampuan berbahasa Inggris yang pas-pasan bisa menyusahkan ketika harus mengikuti perkuliahan. Selain karena banyak mata pelajaran yang kejar tayang, alias banyak materi tapi waktu terbatas, sehingga professor akan berbicara sangat cepat, juga banyak mata kuliah yang mengharuskan berdiskusi.

Seorang teman mahasiswa dari…